Sabtu, 27 Januari 2018

Wanita Tangguh Wakil Bupati HFK

Di jajaran birokrasi Lombok Barat, Siapa yang tidak kenal dengan ketua DPRD Lombok Barat. Ia adalah Hajah Sumiatun. Seorang perempuan tangguh, setia, dan tahan banting menghadapi hidup yang tidak mudah. Bagaimana tidak? Selama puluhan tahun, ia hidup mendampingi suaminya di daerah Sekotong yang dikenal keras. Watak dan karakter manusia Sekotong dikenal keras tapi baik hati kalau sudah kenal lebih dekat.

Gambaran orang luar tentang watak dan karakter warga Sekotong tidak semuanya benar. Saya memiliki banyak sahabat atau batur (bahkan mahasiswa) dari daerah ini yang pemalu dan tidak mau menyakiti orang lain. Memang karakter dan watak manusia tidak semuanya sama. Pun halnya dengan warga Sekotong, ada yang keras, ada yang lemah lembut, dan ada pula yang sangat peduli dengan kondisi sosial masyarakat.

Hajah Sumiatun, hidup di daerah sebagaimana penggambaran di atas. Maka tidak heran kalau ia dikenal sebagai wanita tangguh dan kuat menemaninya suaminya menghadapi kehidupan.

Kini, ia menduduki jabatan sebagai ketua DPRD Lombok Barat dari Partai Golkar. Dalam dunia politik, ia sudah paham betul tingkah polah dan perilaku para politisi di gedung legislatif. Dengan sifat keibuan yang dalam, ia mampu memediasi segala permasalahan politik yang terjadi di internal legislatif.

Kesuksesan menjadi marsinis di gedung legiskatif tidak membuatnya jumawa dengan melupakan tugasnya sebagai seorang ibu rumah tangga. Usai menjalankan tugas kedinasannya, ia tenggelam dalam rutinas sebagai ibu rumah tangga. Ia tidak canggung dan gengsi. Di rumah, ya sebagai ibu dari anak-anaknya dalam mendampingi suami. Tidak ada yang berubah, tetap seperti yang dulu, ujarnya sembari senyum.

Berbelanja untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian keluarga tetap dijalankannya dengan penuh tangging jawab. Ia, wanita jamaq-jamaq yang tahu tugas dan kewajiban. Sebagai pemimpin, ia dapat digolongkan sebagai pemimpin milenial atau pemimpin jaman naw.

 Hajah Sumiatun wanita tangguh dari Eat Selatan. Dalam konteks pilkada 2018, ia bersepakat atau besopoq angen berpasangan sebagai wakil bupati dari H Fauzan Khalid, S. Ag. M. Si. Secara geopolitik paslon ini sangat pantas disandingkan karena mewaikili eat utara dan selatan (Waq Yar) 

0 komentar: